Mendengar kata bea cukai, Anda pasti langsung berpikir ke arah pemeriksaan barang ekspor-impor yang kompleks. Namun, pada dasarnya fungsi bea cukai jauh lebih luas, termasuk kaitannya sebagai penggerak roda ekonomi Indonesia.
Untuk mengetahui lebih dalam terkait pengertian dan peran krusial dari bea cukai Indonesia, Anda dapat menyimaknya pada artikel berikut ini!
Pengertian Bea dan Cukai
Pertama-tama, Anda perlu tahu pengertian bea dan cukai itu sendiri. Definisi bea cukai adalah sebuah instansi pemerintah yang memiliki tugas mengawasi aktivitas atau lalu lintas barang yang masuk dan keluar dari Indonesia.
Instansi bea cukai termasuk ke dalam bagian dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), yang mana berada di bawah langsung Kementerian Keuangan.
Untuk tugas utama dari bea cukai ada dua, yaitu pemungutan penerimaan negara dari aktivitas bea masuk, keluar dan cukai. Tugas kedua adalah mengawasi dan mencegah masuknya barang ilegal ke dalam wilayah Indonesia.
Jadi, dapat dimengerti bahwa bea cukai bukan hanya sekadar menghitung barang saat Anda masuk ke Indonesia. Karena bea cukai memiliki tugas utama untuk menjaga keamanan dan ekonomi negara Indonesia.
5 Peran Penting Bea dan Cukai Dalam Meningkatkan Ekonomi Indonesia
Lebih jelasnya lagi terkait peran penting dari bea dan cukai terhadap perkembangan ekonomi negara Indonesia, Anda dapat menyimaknya pada poin-poin di bawah ini:
1. Memastikan Arus Perdagangan Lancar (Trade Facilitator)
Peran krusial dari bea dan cukai yang pertama adalah sebagai trade facilitator atau memperlancar arus perdagangan. Banyak anggapan bahwa pihak bea cukai sering menghambat proses ekspor dan impor.
Namun pada kenyataannya justru sebaliknya. Bea dan cukai akan berupaya untuk membuat prosedur kepabeanan lebih sederhana. Contohnya saja pengembangan sistem elektronik dan layanan online.
Semuanya berguna untuk kelancaran arus perdagangan, sehingga bisnis lebih efisien dan membuat produk Indonesia memiliki daya saing yang baik di pasar global.
2. Penjaga Gerbang Ekonomi
Setiap produk luar negeri yang masuk ke Indonesia harus melewati bea dan cukai terlebih dahulu. Hal ini agar instansi tersebut dapat menetapkan tarif dan regulasi yang akan menciptakan persaingan adil bagi industri lokal.
Itulah mengapa pihak bea cukai disebut sebagai penjaga gerbang ekonomi Indonesia. Perlindungan produk lokal di tengah gempuran produk global menjadi salah satu tanggung jawab bea dan cukai
3. Menyeimbangkan Pendapatan Negara (Revenue Collector)
Peran krusial dari bea dan cukai berikutnya adalah sebagai revenue collector. Artinya, setiap aktivitas yang dilakukan bea cukai bertujuan sebagai pengumpul penerimaan kas negara.
Aliran dana bea masuk, bea keluar dan cukai menjadi salah sumber pendapatan negara tertinggi. Jadi, kontribusi ini yang mampu meningkatkan perkembangan ekonomi Indonesia dari tahun ke tahun.
4. Melindungi Negara dari Barang Ilegal & Berbahaya (Community Protector)
Tidak hanya mengumpulkan pendapatan kas negara. Bea cukai juga bertanggung jawab untuk melindungi masyarakat dari masuknya barang ilegal dan berbahaya. Hal ini termasuk ke dalam aspek community protector.
Anda tentu tahu setiap waktu pasti ada saja barang ilegal dan berbahaya yang mencoba masuk ke Indonesia. Sebut saja contohnya narkotika, bahan peledak dan senjata ilegal.
Peran bea cukai yang signifikan tersebut tidak hanya melindungi masyarakat dan negara dari bahaya mengancam. Namun, berpengaruh pada peningkatan pendapatan ekonomi Indonesia.
5. Kepastian Hukum yang Jelas Dalam Perdagangan Internasional
Peran instansi bea dan cukai sangat krusial bagi pelaku usaha. Salah satunya sebagai sumber kepastian hukum saat melakukan perdagangan internasional. Contohnya, pedagang Indonesia yang ingin mengekspor barang ke luar negeri.
Disini peran bea dan cukai untuk memberikan kepastian hukum agar produk ekspor Indonesia mampu bersaing di pasar global.
Jadi, penting sekali peran instansi bea dan cukai untuk meningkatkan ekonomi Indonesia. Bukan hanya tentang pungutan biaya saat Anda membeli barang impor dari luar negeri. Namun, di dalamnya ada juga nilai perlindungan yang ketat.