Connect with us

Sejarah

Sejarah Berdirinya PBB dan Tujuannya di Kancah Internasional

Published

on

Mungkin banyak dari kita sudah tahu apa itu PBB karena kerap muncul pada saat peristiwa besar terjadi, namun tahukah sejarah berdirinya PBB tersebut

Mungkin banyak dari kita sudah tahu apa itu PBB karena kerap muncul pada saat peristiwa besar terjadi, namun tahukah sejarah berdirinya PBB tersebut? Sayangnya memang tidak banyak orang mengetahui bagaimana asal-usulnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa peran PBB yang paling banyak orang ketahui yaitu menjaga perdamaian di dunia internasional. Tidak heran apabila PBB selalu berperan penting ketika peristiwa besar di suatu negara.

Gagalnya Liga Bangsa-Bangsa dalam Mencegah Perang Dunia II

Berikut penjelasan tentang bagaimana cara kerja PBB dan sejarahnya!

Sebelumnya terbentuknya PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), LBB (Liga Bangsa-Bangsa) sudah lebih dulu ada. Namun, peristiwa perang dunia II membuat tujuan-tujuan organisasi internasional tidak dapat terpenuhi.

Memang sejarah berdirinya PBB sendiri untuk membenahi kegagalan organisasi Liga Bangsa-bangsa. Kegagalan paling krusial yaitu ketika LBB tidak berhasil mencegah terjadinya perang besar-besarnya pada tahun 1939 sampai 1945 silam.

Adapun tujuan awal jika dilihat dari garis besarnya yakni menjamin perdamaian, namun kenyataannya peperangan besar justru terjadi. Berikutnya yaitu melenyapkan perang, di mana tujuan ini juga tidak tercapai.

Lalu, diplomasi antar negara, sayangnya dalam praktiknya juga perlu bisa tercapai secara efektif. Terakhir, menaati hukum serta perjanjian internasional, di mana kegagalan ini terletak pada kurangnya tegasan dalam setiap kebijakan.

Tentu ada penyebab mengapa gagalan semacam itu bisa terjadi, sehingga menyulut api pada perang dunia II. Salah satu penyebabnya karena pada saat itu, Liga Bangsa-Bangsa sendiri tidak memiliki angkatan bersenjata.

Selain itu aturan-aturan yang dicanangkan oleh LBB tidak benar-benar mengikat, sehingga banyak negara tidak menjalani keputusan dari organisasi. Bahkan tidak memberikan sanksi sebagai ketegasan organisasi, sehingga banyak negara melanggarnya.

Berakhirnya Liga Bangsa-Bangsa itulah yang menjadi awal sejarah berdirinya PBB, di mana organisasi tersebut berupaya memperbaiki kegagalan masa lalu. Memang pada dasarnya terbentuknya Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki tujuan serupa.

Bagaimana Sejarah Berdirinya PBB?

PBB sendiri merupakan organisasi terbesar di dunia, di mana jumlah keanggotaannya sampai sekarang mencapai 193 negara. Bahkan Indonesia juga menjadi bagian dari keanggotaan tersebut dan baru bergabung pada tahun 1950.

Dari awal mula sejarah berdirinya PBB sebagai bentuk pencegahan agar peristiwa perang besar sebelumnya tidak terjadi lagi. Oleh sebab itu, tujuan utama dari organisasi pengganti LBB yaitu untuk mencegah terjadinya perang dunia III.

Namun, tujuan lain dari PBB tidak hanya berhubungan dengan pencegahan perang saja, melainkan juga demi meningkatkan kerjasama antara negara. Hal itu demi dapat memecahkan masalah antara negara seperti masalah sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.

Sedangkan rencana kongkrit terkait sejarah berdirinya PBB yakni masih dalam naungan Departemen Luar Negari Amerika Serikat yakni pada tahun 1939. Dalam hal ini, orang yang dipercaya pertama kali atas pemberian istilah PBB yaitu Franklin D. Roosevelt.

Lalu, istilah Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations resmi pertama kali pada 1 Januari 1942. Atas resminya istilah tersebut, 26 pemerintah negara akhirnya menandatangani empat kesepakatan yang masuk di dalam piagam Atlantik.

Adapun beberapa perjanjian yang tertulis di dalam piagam Atlantik tersebut yakni,

  1. Tidak Bisa Dibenarkan Tentang Usaha Memperluar Wilayah.
  2. Tiap bangsa bebas menentukan usahanya masing-masing.
  3. Tiap bangsa memiliki hal dalam berturut serta di dalam perdagangan internasional.
  4. Perdamaian harus tercipta demi membuat setiap bangsa bisa hidup bebas dari perasaan takut dan kemiskinan.

Lalu pada tanggal 25 April 1945, akhirnya menindaklanjuti Atlantic Charter tersebut, sehingga diadakan konferensi terkait Organisasi Internasional tersebut. sedangkan konferensi yang diadakan di San Francisco tersebut dihadiri oleh 50 negara dan beberapa organisasi non-pemerintah.

Sidang Umum Pertama Berdirinya PBB

Sidang umum pertama yang diwakili oleh 51 negara dan juga dewan keamanan menjadi awal sejarah berdirinya PBB. Persidangan tersebut berlangsung di Westminster Central Hall di negara Londong, dan berlangsung pada Januari 1946.

Lokasi kedudukan organisasi tersebut pertama kali menggunakan bangunan yang dimiliki oleh Sperry Gyroscope Corporation, Lake Succes, New York. Penempatan tersebut berlangsung mulai dari 1946 sampai dengan 1952.

Beralihnya penggunaan gedung tersebut ketika Markas Besar PBB di Manhattan usia dibangun. Meskipun begitu, semenjak berdirinya PBB sendiri bukan tanpa adanya perselisihan dan kritik dari beberapa anggota.

Banyak kontroversi dan juga kritik, di mana peristiwa tersebut melibatkan John Birch Society sebagai saingan awal PBB. Bahkan dirinya juga sempat berkampanye dengan menegaskan kalimat “get US out of the UN” di tahun 1959 silam.

Alasan kritik yang dilakukan oleh John Birch Society tersebut menganggap bahwa berdirinya PBB memiliki tujuan untuk mendirikan One World Government. Ia tidak sepakat apabila Perserikatan Bangsa-Bangsa pada akhirnya membentuk pemerintahan dunia.

Selain itu, Charles de Gaulle juga sempat menyindir dengan cara menyebutkan organisasi internasional tersebut dengan sebutan machin. Machin sendiri diartikan dengan mengungkapkan kata Si itu.

Dirinya tidak merasa yakin bahwa terbentuknya PBB mampu memberikan keamanan dan perdamaian secara global. Bisa dikatakan awal sejarah berdirinya PBB tersebut tidak sepenuhnya mulus seperti yang dibayangkan.

Continue Reading

Sejarah

Ini Dia 5 Ilmuwan Muslim yang Berpengaruh dalam Sejarah Islam

Published

on

Ini Dia 5 Ilmuwan Muslim yang Berpengaruh dalam Sejarah Islam

Dalam perjalanan panjang sejarah islam, ilmu pengetahuan berkembang pesat melalui kontribusi para ilmuwan muslim yang pemikirannya melampaui zaman.

Saat itu adalah masa kejayaan Islam. Lebih tepatnya pada 622 hingga 1258 Masehi. Mereka bukan hanya berperan dalam kemajuan peradaban Islam tapi juga memberikan pondasi penting bagi ilmu pengetahuan modern.

Artikel ini akan mengulas lima ilmuwan muslim yang berpengaruh dalam sejarah Islam silakan disimak.

Ilmuwan-Ilmuwan Muslim dalam Sejarah Islam

Bicara sejarah Islam artinya bicara para ilmuwan yang ada di masa kejayaan Islam. Mereka menemukan ilmu pengetahuan yang masih digunakan sampai saat ini.

Ilmuwan muslim berikut patut untuk dikenang karena kontribusinya yang luar biasa dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern. Berikut beberapa tokoh tersebut:

1. Ibnu Sina Tahun 980 Hingga 1037

Nama lengkapnya adalah Abu ‘Ali al-Husayn bin ‘Abdullah bin Sina. Ia seorang ilmuwan yang lahir di Uzbekistan dan mempunyai kemampuan dalam banyak ilmu. Terutama ilmu kedokteran dan filsafat.

Di negara barat, Ibnu Sina banyak disebut sebagai Avicenna. Ia juga mendapatkan julukan sebagai “Bapak Kedokteran Modern”

Karya fenomenalnya adalah Al-Qaanuun fii al-Thibb dan Asy Syifa. Karya Al-Qaanuun fii al-Thibb dijadikan rujukan ilmu kesehatan bahkan selama berabad-abad lamanya.

Ibnu Sina juga diketahui sebagai penemu manfaat dari etanol dan teori penularan penyakit tuberkulosis.

2. Muhammad bin Musa Al-Khwarizmi Tahun 780 Hingga 850

Ia berasal dari Kufah, Irak dan ahli dalam matematika, geografi, dan astronomi. Ia menyandang julukan “Bapak Aljabar”.

Selain itu,  Al-Khwarizmi juga ilmuwan yang menemukan angka nol dan juga sistem angka Hindu-Arab. Angka tersebut kemudian menggantikan angka yang banyak digunakan saat itu yakni angka Romawi.

Tidak sampai situ saja, penemuan lain ada trigonometri, algoritma, ukuran dari garis tengah bumi dan tabel astronomi.

3. Al Ghazali Tahun 1058 Hingga 1111

Bernama lengkap Muhammad bin Muhammad bin Ahmad Imam Besar Abu Hamid Al-Ghazali Hujjatul-Islam. Lahir di Thusia yakni kota yang berada di Khurasan.

Salah satu karya yang terkenal dari Al-Ghazali adalah Tahafut al Falsifah atau diartikan sebagai Kebingungan Para Filsuf. Isinya mengkritik tajam pemikiran dan ide-ide filsuf.

Pemikiran dari Al-Ghazali mendapatkan pengakuan yang amat luas. Baik dalam lingkup sarjana muslim maupun sarjana barat.

Bisa dikatakan Al-Ghazali adalah seorang teolog Islam dan pemikir Islam paling asli. Ia sendiri mendapatkan julukan pembela Islam.

4. Ibnu Al Haytham Tahun 965 Masehi

Ilmuwan dalam sejarah Islam selanjutnya ada Ibnu Al Hyatha, yang lahir tahun 965 Masehi. Ia bernama panjang Abu Ali al-Hasan bin al-Hasan bin al-Haitsam.

Ilmuwan muslim satu ini amat pandai di bidang filsafat dan sains. Ia suka sekali melakukan riset tertutama riset pada bidang optik.

Karyanya yang paling dikenal adalah Al-Manazir. Di sana tertulis bahwa cahaya yang memungkinkan mata dapat melihat.

Pernyataan tersebut menentang teori yang sudah ada yakni teori Euclid dan Ptolemy. Teori tersebut menyatakan bahwa benda dapat terlihat karena terdapat cahaya yang keluar dari mata kita.

Selain cahaya, Ibnu  Al Haytham juga dikenal sebagai penemu kamera paling pertama di dunia. Namanya kamera obscura yang ia temukan pada abad ke-10.

5. Al-Jazari Tahun 1136 Masehi

Nama lengkapnya Abu Al-’Iz bin Ismail bin Ar-Razaz Al-Jazari. Ia seorang ahli di bidang mekanik dan banyak menciptakan robot. Maka dari itu Al Jazari mendapatkan julukan sebagai Bapak Robot.

Salah satu buku yang paling terkenal adalah Penggagas Teknologi Robot. Namun sebelum julukan itu ada, Al Jazari sudah pernah menemukan mesin pompa air dan itu adalah penemuan pertamanya.

Adanya pompa air tersebut memudahkan penyedotan air dari dalam tanah. Selain itu Al Jazari juga menemukan mesin engkol yang memungkinkan motor dan mobil bergerak dan juga roda gigi yang masih digunakan dalam dunia otomotif hingga sekarang.

Sedari remaja Al Jazari memang menyukai belajar banyak pengetahuan. Mulai dari fisika, matematika, teknis industri dan masih banyak lagi.

Luar biasa bukan penemuan para ilmuwan muslim dalam sejarah Islam. Temuan-temuan tersebut bahkan masih bisa diterapkan hingga masa kini.

Continue Reading

Sejarah

5 Fakta Unik dan Mengejutkan Soal Hitler Selama Perang Dunia

Published

on

5 Fakta Unik dan Mengejutkan Soal Hitler Selama Perang Dunia

Membahas sosok Adolf Hitler dalam konteks Perang Dunia selalu menghadirkan perspektif yang kompleks. Tidak hanya karena perannya sebagai pemimpin Nazi, tetapi juga karena berbagai keputusan dan kebiasaan pribadinya yang mempengaruhi jalannya konflik global tersebut.

Artikel ini menghadirkan sudut pandang yang lebih unik, menyoroti aspek-aspek yang jarang mendapat perhatian publik. Dengan memahami sisi-sisi ini, Anda dapat melihat bagaimana dinamika pribadi dan strategi Hitler berdampak besar pada berlangsungnya Perang Dunia.

Fakta Unik Soal Hitler di Perang Dunia

Sebagai tokoh yang disegani, Hitler adalah pemimpin Nazi yang paling berpengaruh. Lima fakta unik tentangnya dibahas di artikel berikut ini.

Sebagai tokoh yang sangat populer di perang dunia, Hitler memang membawa pengaruh besar bagi kondisi global pada saat ini.  Berikut penjelasan tentang fakta unik hitler.

1. Obsesinya pada Propaganda sebagai Alat Kontrol Publik

Hitler menyadari bahwa propaganda adalah senjata yang tidak kalah penting dari persenjataan militer. Ia memanfaatkan media secara agresif untuk mengontrol persepsi publik dan mengarahkan opini massa.

Poster, film hingga pidato disebarkan untuk membangun citra dan mempengaruhi emosi rakyat Jerman. Obsesi ini berakar pada keyakinannya bahwa perang psikologis dapat menentukan kemenangan.

Dalam konteks Perang Dunia, propaganda menjadi inti pembentukan loyalitas rakyat yang memuat banyak kebijakan ekstrem dapat diterima tanpa penolakan.

2. Keputusannya Membuka Dua Front Perang yang Fatal

Salah satu langkah paling fatal yang pernah dibuat Hitler adalah membuka dua front sekaligus: melawan Sekutu di Barat dan Uni Soviet di Timur. Keputusan ini diambil berdasarkan keyakinan bahwa Jerman dapat menaklukkan musuh dengan cepat.

Namun, kenyataan berkata sebaliknya. Jerman kewalahan menghadapi dua kekuatan besar secara bersamaan. Kondisi ini melemahkan logistik, moral dan sumber daya hingga berkontribusi besar pada kekalahan mereka di penghujung Perang Dunia.

3. Ketergantungannya pada Obat-obatan dari Dokter Pribadi

Hitler diketahui sangat bergantung pada obat-obatan yang diberikan dokter pribadinya, Theodor Morell. Mulai dari vitamin dosis tinggi hingga stimulans, berbagai jenis zat diberikan untuk menjaga stamina dan fokus sang pemimpin.

Ketergantungan ini diduga mempengaruhi kondisi fisik dan emosionalnya. Pada fase akhir Perang Dunia, laporan menunjukkan bahwa perilaku dan keputusannya menjadi semakin tidak stabil, yang kemungkinan berkaitan dengan konsumsi obat-obatan tersebut.

4. Gaya Kepemimpinan yang Sering Mengabaikan Nasihat Militernya

Sebagai pemimpin, Hitler sering kali mengambil alih komando secara langsung. Ia mengabaikan nasihat para jenderal yang lebih berpengalaman di medan perang. Pendekatan ini dipicu oleh keyakinannya bahwa intuisi politiknya lebih unggul dari analisis militer profesional.

Akibatnya, banyak operasi strategis berakhir dengan kegagalan. Dalam konteks Perang Dunia, keputusan-keputusan impulsif seperti ini mempercepat kehancuran Jerman di berbagai front pertahanan.

5. Persembunyiannya di Bunker Berlin Menjelang Kekalahan

Pada fase akhir Perang Dunia, Hitler memilih bersembunyi di Führerbunker yang terletak dibawah Kanselari Reich. Bunker ini menjadi pusat komando terakhir sebelum Berlin jatuh ke tangan Sekutu.

Selama berada di dalamnya, Hitler semakin terisolasi dari kenyataan situasi perang. Ia tetap mengeluarkan perintah yang tidak lagi relevan dengan kondisi lapangan, hingga akhirnya kekalahan tidak dapat dihindarkan.

Mempelajari lima fakta unik tersebut memberi gambaran bagaimana keputusan personal dan strategi Hitler sangat mempengaruhi jalannya Perang Dunia. Banyak tindakan yang diambilnya bukan hanya berdasarkan perhitungan militer, tetapi juga faktor psikologis dan ideologis yang kuat.

Dengan memahami dinamika kepemimpinannya, Anda dapat melihat bahwa perang bukan hanya ditentukan oleh kekuatan senjata, tetapi juga oleh karakter dan pilihan pemimpinnya. Artikel ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai bagaimana perang dapat berubah arah karena satu sosok saja.

Continue Reading

Sejarah

Intip 5 Peradaban Kuno Afrika Terkemuka dalam Sejarah Dunia

Published

on

Intip 5 Peradaban Kuno Afrika Terkemuka dalam Sejarah Dunia

Siapa sangka ternyata Benua Afrika memiliki sejarah dunia peradaban kuno yang terkemuka dan berpengaruh di dunia. Mungkin Anda familiar dengan sejarah Mesir ketika dipimpin oleh Firaun. Namun, selain sejarah Mesir, banyak budaya besar lainnya yang perlu Anda ketahui.

Periode masa ini tentu sebelum penjajah kolonial melakukan invasi dan menghancurkan beberapa budaya terkemuka yang pernah ada. Untuk pembahasan lebih lengkapnya, simak yuk berikut ini!

5 Peradaban Kuno Afrika Paling Terkemuka dalam Sejarah Dunia

Ketahui peradaban kuno Afrika yang paling berpengaruh dan pernah tercatat oleh sejarah dunia! Bahkan peninggalan budaya masih eksis hingga era modern saat ini.

Sebagai salah satu benua paling luas dan beragam, membuat Afrika menjadi tempat berdirinya banyak peradaban kuno yang menakjubkan. Suku-suku kuno di Afrika telah meninggalkan warisan yang kaya dan sangat berpengaruh pada dunia modern saat ini.

Sebut saja budaya, agama, seni hingga teknologi yang masih eksis digunakan sampai sekarang. Di bawah ini adalah daftar peradaban kuno Afrika yang pernah tercatat dalam sejarah dunia, antara lain:

  • Peradaban Kerajaan Yam

Peradaban ini berjaya pada periode 2500 SM dan lokasi tepatnya di era modern ini berada di antara Chad atau Sudan. Kejayaan Kerajaan Yam sering dikaitkan dengan kekaisaran Nubian-Kushite.

Dari informasi prasasti yang ditemukan, diketahui bahwa Kerajaan Yam sangat kaya raya karena menjadi penghasil gading, kayu hitam dan buku. Karena kondisinya yang kaya membuat Kerajaan Mesir menjadi terancam.

  • Peradaban Kekaisaran Wagadu

Kekaisaran Ghana Kuno atau Wagadu tercatat dalam sejarah dunia sebagai peradaban kuno paling berpengaruh. Wagadu menjadi tempat yang terkenal sebagai “tanah emas” oleh pedagang Arab dan Eropa.

Walaupun secara geografis, Kekaisaran Wagadu tidak terletak persis di wilayah negara Ghana modern. Malah lokasi geografis lebih merujuk pada wilayah dekat Mali dan Mauritania.

Selain menjadi penghasil emas terbanyak, Kekaisaran Wagadu juga mewarisi praktik irigasi pada pertanian. Kemampuan adaptasi dengan iklim Afrika yang ekstrem membuat peradaban ini eksis cukup lama.

  • Great Zimbabwe

Pada tahun 1100-1450 Masehi, tercatat oleh sejarah dunia terdapat peradaban besar Zimbabwe. Orang-orang yang tinggal pada masa itu memiliki kemampuan teknologi yang canggih pada masanya.

Selain itu, struktur batu besar Zimbabwe juga menjadi konstruksi pra-modern terbesar setelah piramida. Sayangnya, orang Eropa tidak percaya bahwa peradaban besar tersebut hasil dari bangsa Afrika.

  • Peradaban Kerajaan Aksum

Sejarah dunia mencatat peradaban Kerajaan Aksum yang berkembang pada periode 100-940 M menjadi penghubung utama rute perdagangan Afrika dan Timur Tengah. Perdagangan internasional yang terjadi harus melewati kerajaan ini.

Warisan peradaban Kerajaan Aksum yang masih eksis hingga sekarang adalah agama Kristen Koptik. Pada periode abad ke-3 dan ke-4, Kerajaan Aksum menjadi satu dari empat kerajaan besar di dunia.

Beberapa raja Aksum adalah mualaf dan diduga memanfaatkan agama dalam perang yang bertujuan untuk memperluas wilayah Kerajaan Aksum. Alhasil, kerajaan ini berhasil mengambil alih wilayah Afrika Timur.

  • Peradaban Negeri Punt

Peradaban negeri Punt sudah eksis jauh sebelum peradaban Mesir berdiri. Wilayah peradaban ini di sekitar Somalia (era modern) dan sering dianggap sebagai “tanah para dewa” oleh orang-orang di peradaban Mesir kuno.

Keunggulan dari peradaban negeri Punt adalah kemampuan orang-orangnya dalam berbisnis. Khususnya bisnis dupa yang menjadi sumber ritual Mesir. Beberapa Raja Firaun di Mesir juga membeli dupa dari orang-orang Punt.

Pengetahuan yang dapat Anda ambil terkait peradaban kuno di Benua Afrika adalah bahwa Afrika bukan hanya wilayah tandus dan tidak memiliki warisan budaya apa-apa. Justru sebaliknya, beberapa warisan budayanya masih eksis digunakan hingga saat ini.

Sejarah dunia mencatat bahwa peradaban Afrika Kuno masih menjadi salah satu peradaban terbesar di dunia. Bahkan, beberapa warisan budaya, teknologi dan sosialnya tersebar hingga ke benua lainnya.

Continue Reading

Trending